Rabu, 29 Maret 2017

Allah menggenapai janji-Nya



“ALLAH MENGGENAPI JANJINYA”
“Demikianlah Yosua merebut seluruh negeri itu sesuai dengan segala yang difirmankan Tuhan kepada Musa. Dan Yosua pun memberikan negeri itu kepada orang Israel menjadi milik pusaka mereka, menurut pembagian suku mereka. Lalu amanlah negeri itu, berhenti dari berperang”
(Yosua 11: 23)
Semua kita pasti tahu cerita tentang “Maling Kundang”, bukan ? Kita tahu bahwa Maling Kundang ini adalah seorang anak yang durhaka pada ibunya. Pada waktu kecilnya ia pernah berjanji, jika ia sudah berhasil nantinya, ia akan membawa ibunya bersamanya. Tetapi kenyataan yang dilakukannya adalah menyimpang dari janjinya.
Ketika beranjak dewasa dan pergi ke negeri seberang, ia berharap menjadi orang yang sangat kaya raya sehingga ia mampu menggenapi janjinya pada ibunya, yang pernah dijanjikannya dulu pas di kampung. Seiring berjalannya waktu, ia bekerja dengan tekun dan sambil belajar dari seorang pelayar yang sudah berpengalaman. Akhirnya, dia dapat mahir dalam pelayaran kapal. Suatu ketika, kapal yang dibawanya diserang oleh bajak laut, sehingga ia terdampar di desa seberang dan ditolong oleh masyarakat di desa itu. Karena keuletannya dalam bekerja sehingga ia menjadi orang yang sangat kaya raya dan menikah dengan seorang gadis. Pada saat ia mendarat dari pelayarannya dengan kapal yang indah dan besar serta pengawal yang banyak, tanpa sengaja ia bertemu dengan ibunya. Namun yang terjadi adalah Maling Kundang tidak mengakui bahwa ibu yang berpakaian compang camping tersebut adalah ibu kandungnya. Karena dia tidak menepati janjinya, ia dikutuk menjadi batu oleh ibunya tersebut.
Saudara-saudara, mungkin kita juga adalah salah satu orang yang termasuk tidak menepati janji atau pernah dijanjiin tapi tidak ditepati, pasti yang kita rasakan adalah kekecewaan, marah, kesal dan bahkan tidak ingin bertemu dengan orang tersebut lagi karena janji yang pernah dijanjiin tidak ditetapi.
Namun saudara-saudara, satu hal yang perlu kita ketahui bahwa masih ada Seseorang yang tidak pernah mengingkari janjiNya pada siapapun. Ia selalu menepati janji-Nya, sehingga kita tidak mengalami yang namanya kekecewaan, kemarahan dan kebencian. Dia  adalah Allah. Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya pada kita, sekali Ia berjanji maka janji itu akan digenapi !
Jadi, saudara-saudara, yakinlah bahwa Allah tidak pernah lari dari janjiNya, Ia akan menepatinya. Sebesar apapun masalah yang kamu hadapi, baik itu kehilangan perusahaan, bangkrut atau hal lainnya yang membuat saudara-saudara kecewa, tetaplah percaya akan janji Allah, seperti yang telah digenapiNya melalui Yosua dalam merebut negeri Kanaan.



Doa
“Tuhan, ku percaya Engkau tidak pernah mengingkari janji-Mu, Engkau akan selalu menepati janji yang pernah Engkau ucapkan. Amin”.

(adirmawatihia.blogspot.com)

2 komentar:

Cerita Tentang 2 Sahabat karya Adirmawati Hia

Diantara 2 Sahabat Dan cinta ADIR MAWARTI HIA Pendahuluan Di tengah-tengah perkembangan zaman ini, banyak anak muda yan...