“ALLAH MENGGENAPI JANJINYA”
“Demikianlah Yosua merebut seluruh negeri itu sesuai
dengan segala yang difirmankan Tuhan kepada Musa. Dan Yosua pun memberikan
negeri itu kepada orang Israel menjadi milik pusaka mereka, menurut pembagian
suku mereka. Lalu amanlah negeri itu, berhenti dari berperang”
(Yosua 11: 23)
Semua kita pasti tahu cerita tentang “Maling Kundang”,
bukan ? Kita tahu bahwa Maling Kundang ini adalah seorang anak yang durhaka
pada ibunya. Pada waktu kecilnya ia pernah berjanji, jika ia sudah berhasil
nantinya, ia akan membawa ibunya bersamanya. Tetapi kenyataan yang dilakukannya
adalah menyimpang dari janjinya.
Ketika beranjak dewasa dan pergi ke negeri seberang,
ia berharap menjadi orang yang sangat kaya raya sehingga ia mampu menggenapi janjinya
pada ibunya, yang pernah dijanjikannya dulu pas di kampung. Seiring berjalannya
waktu, ia bekerja dengan tekun dan sambil belajar dari seorang pelayar yang
sudah berpengalaman. Akhirnya, dia dapat mahir dalam pelayaran kapal. Suatu
ketika, kapal yang dibawanya diserang oleh bajak laut, sehingga ia terdampar di
desa seberang dan ditolong oleh masyarakat di desa itu. Karena keuletannya
dalam bekerja sehingga ia menjadi orang yang sangat kaya raya dan menikah
dengan seorang gadis. Pada saat ia mendarat dari pelayarannya dengan kapal yang
indah dan besar serta pengawal yang banyak, tanpa sengaja ia bertemu dengan
ibunya. Namun yang terjadi adalah Maling Kundang tidak mengakui bahwa ibu yang
berpakaian compang camping tersebut adalah ibu kandungnya. Karena dia tidak
menepati janjinya, ia dikutuk menjadi batu oleh ibunya tersebut.
Saudara-saudara, mungkin kita juga adalah salah satu
orang yang termasuk tidak menepati janji atau pernah dijanjiin tapi tidak
ditepati, pasti yang kita rasakan adalah kekecewaan, marah, kesal dan bahkan
tidak ingin bertemu dengan orang tersebut lagi karena janji yang pernah
dijanjiin tidak ditetapi.
Namun saudara-saudara, satu hal yang perlu kita
ketahui bahwa masih ada Seseorang yang tidak pernah mengingkari janjiNya pada
siapapun. Ia selalu menepati janji-Nya, sehingga kita tidak mengalami yang
namanya kekecewaan, kemarahan dan kebencian. Dia adalah Allah. Allah tidak pernah mengingkari
janji-Nya pada kita, sekali Ia berjanji maka janji itu akan digenapi !
Jadi, saudara-saudara, yakinlah bahwa Allah tidak
pernah lari dari janjiNya, Ia akan menepatinya. Sebesar apapun masalah yang
kamu hadapi, baik itu kehilangan perusahaan, bangkrut atau hal lainnya yang
membuat saudara-saudara kecewa, tetaplah percaya akan janji Allah, seperti yang
telah digenapiNya melalui Yosua dalam merebut negeri Kanaan.
Doa
“Tuhan, ku
percaya Engkau tidak pernah mengingkari janji-Mu, Engkau akan selalu menepati
janji yang pernah Engkau ucapkan. Amin”.
(adirmawatihia.blogspot.com)
terima kasih renungannya mbak.....
BalasHapussama-sama.
Hapus